A Cup of Coffee
by. David J. Prasetyo

Dear Fresh Graduate! Please Baca Bentar

Posting Komentar

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh, awali dengan salam dulu ye kan...

Fresh Graduate baca ini....

Hai, guys, Apa kabar?

lama banget rasanya nggak menulis di blog ini. Ya maklum lagi Sibuk mengejar dunia ha ha ha…

 Iya lagian nggak ada topik juga yang bisa dibahas disini. Tapi kali ini aku mau sharing beberapa hal yang mungkin bisa berguna buat para pembaca semua. Khususnya buat para fresh graduate ataupun para pencari kerja. Apapun latar belakang pendidikanmu entah itu SMA SMK atau mungkin kalian sarjana. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat kalian.

Disclaimer dulu, disini saya gak bermaksud menggurui ya, ini real curhatanku tentang apa yang aku alami dan apa yang aku rasakan. Ambil aja sebagai gambaran dan pertimbangan buat melangkah kemana!

Sebelumnya Kenalin saya David. Ya Saya seorang blogger freelancer dan juga seorang buruh di salah satu perusahaan yang cukup terkenal. Wuidihh Hehehe..

Jika biasanya saya sering banget membahas tentang blogger dan juga freelance yang selama ini menjadi passion bagi saya. Namun, kali ini saya ingin mengambil peran sebagai seorang buruh.

Ada apa? yang salah dengan buruh? Hmm.. nggak ada. Apa kaitannya dengan para fresh graduated?

Tenang aja, di sini aku nggak bakal menyinggung buruh atau lainnya, aku di sini hanya ingin bercerita Bagaimana dan apa yang aku rasakan, dan yang aku jalani selama ini.

Memang menjadi buruh tidak terlalu spesial. Tidak semenarik posisi Supervisor, sepowerfull manager, atau sekeren HR. Tapi posisi ini cukup menjadi penting dalam sebuah struktur perusahaan. apa jadinya perusahaan tanpa buruh?

Menjadi buruh pun juga tidak pernah masuk ke dalam daftar cita-cita setiap orang. Begitupun cita-citaku. Tidak pernah ada dalam "to-do list" yang kubuat menjadi seorang buruh.

Tapi setidaknya posisi ini cukup memberikan peran bagi diriku bahkan mengubah hampir 80% kehidupanku. Apalagi masalah finansial.

Dear, Fresh Graduate!

Menjadi buruh tidak buruk kok, apalagi dengan nama PT ternama yang mentereng di seragam harian. PT. Mencari Cinta Sejati, misalnya.

Memang sih masih dibawah kekuasaan orang lain, tapi cobalah menjadi sosok yang realistis dulu jika dirimu tidak diendorse kuasa dan harta orang tua.

Jangan tergesa-gesa menjadi sosok idealis jika prosesmu masih ditahap perintis. Kalau emang pewaris mah suka suka dah.. wkwkwk bercanda...

Baru lulus, harus ngapain??

Mulai langkah pertamamu dengan mimpi dulu. Ya, gak salah kok. Mimpi aja dulu. Tapi habis itu bangun. Dan mulai wujudkan. Jangan kelamaan di alam mimpi..

mimpi disini yang ku maksud itu tujuan. Ya, kamu harus punya tujuan yang jelas. Menjadi manager, menjadi wirausaha, atau mau jadi kader partai juga terserah. Yang penting tujuanmu jelas.

Tapi ingat ,selayaknya perjalanan, bahwa semakin jauh tujuan maka akan semakin lama dan semakin panjang prosesnya. Kalaupun bisa cepet, anggap aja dapat item movement speed wkwkwk... (Mau jauh dari realita juga silahkan, asal gak jadi tuhan sama nabi aja hahaha)

Lalu buat perencaan untuk menggapainya. Apalah guna punya mimpi kalau gak digapai. Jadi mulai susun perencaan bagaimana kamu harus mendapatkan mimpi itu.

Sebut aja mimpi atau tujuan tadi itu adalah Visi dalam hidupmu. Nah untuk mencapai visi ini, maka kamu butuh namanya Misi. Visi dan Misi adalah dua hal yang harus terjalin. Visi tujuan, dan Misi adalah proses menuju tujuan. Ya semacam Quest lah wkwkwk...

Jika boleh jujur aku dulu punya mimpi untuk bangun sebuah usaha atau bisnis dalam bidang digital agency. Khususnya untuk Web Development, Web Management, Content Creation, dan SEO Specialist.. setelah punya Visi, maka aku bangun Misinya. Mulai dari penguasaan basic skill, secondary skill, sampai Combo skill. Hahaha ini becanda tapi serius!

Basic skill yang aku maksud disini adalah keahlian dasar yang harus aku miliki untuk mimpi itu. In case, aku harus bisa Web Development dan Content Creation. Setelah kurasa bisa, maka masuk ke secondary skill. Ini aku harus punya MODAL! Karna di tahap ini aku butuh membangun sebuah branding. Mulai dari personal branding, brand identity dan sejenisnya termasuk promosi. Ya, itu butuh MODAL. meski bisa aja diminimalkan wkwkw..

Hingga puncaknya nanti aku ingin bangun sebuah perusahaan dengan beralaskan hukum, dan mulai mempekerjakan karyawan. Hahahaha... (Rada songong ketawanya..)

Ya tapi itu masih sebatas perencanaan dan berproses.. karena pada kenyataannya prosesnya gak sesimple itu...

Begitu juga dengan apa yang akan kamu temui nanti. Kamu bakal menemukan banyak halang rintang atau obstacles selayaknya ninja warior. Tidak 'ujuk-ujuk' jadi apa yang kamu inginkan setelah lulus. Ndak!

Bukan menakuti, tapi anggap aja ini gambaran sehingga nantinya kamu tahu harus ke arah mana!

Visi dan Misi sudah terbentuk! Apa selanjutnya?

Apalagi? Mulai lah...

Kalau tujuanmu butuh tingkan pendidikan yang bagus, yawes mulai cara biar kuliah. Ikut SBMPTN, SNMPTN, atau lainnya.. Gak punya uang? Cari uang! Kerja! Kalau ortumu bukan pejabat kaya!

Kalau visimu butuh skill mumpuni, ya mulai dengan mempelajari skill-skill. Dimana? Google buanyakk.... Masih kurang jelas, buka Youtube banyakk... Masih gak paham, ikut kursus. Gak ada waktu? Beli eCourse... Gak punya uang? Sama, saya juga :)

Jadi mulai ambil start dan mulailah berlari. Jangan diem aja, garis finish gak akan nyampe ke kamu dengan sendirinya. Tapi kamu yang harus mulai berlari dan menghampiri garis itu.

Yang sering jadi bahan Overthinking tiap malam itu masalah keuangan. Dan aku yakin disini bukan hanya aku yang galau masalah rupiah ini.

Darimana dapat modal, Bagaimana caranya agar cepet kekumpul, dan lainnya. Tak menolak juga memang masalah ini selalu jadi momok bagi muda mudi fresh graduate dalam menggapai mimpi.

Apalagi jika kita bukan berasal dari orang berada. Tapi bagaimanapun, kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.

Begitu juga aku, aku bukan dari keluarga berada. Sering dipandang remeh, dan selalu berada dalam situasi memprihatinkan. Tapi apa aku harus menyalahkan keadaan? No. Ini bukan kesalahan, justru ini adalah permulaan kehidupan.

Mulai cari kerja!!!

Jika pendidikan udah kau dapat, ijazah sudah kau pegang, lantas apalagi yang kau tunggu? Cari kerja sekarang!!!

Bang, susah dapat kerja! Siapa bilang cari kerja mudah?

Bang, lowongan kerja sedikit dan susah dicari! Hei bung. Buka matamu! Buka hapemu, kau buka itu grup facebook "Info Lowongan Kerja". Hampir tiap hari mereka mencari job seeker.

Tapi Bang, kebanyakan gajinya kecil, paling sering lowongan kerja jadi jaga toko, stand boba, sama admin olshop! Trus berapa yang engkau inginkan? Punya nilai apa engkau wahai kisanak?

Sebenarnya bukan pekerjaan yang sedikit. Tapi kita yang sering pilih-pilih pekerjaan!

Sama sepertimu, akupun juga dulu seperti itu. Pilah pilih pekerjaan hingga akhirnya gak kerja kerja.. setelah kupikir ternyata bukan lowongan kerja yang sedikit, tapi peminat kerja yang menurun.

Jika terus begini lantas bagaimana misimu bisa dijalankan? Ambil perkerjaan apapun selagi membayar pantas ambil saja. Sekalipun level pekerjaannya cuma entry-level sikat aja... Jadikan itu sebagai batu loncatan untuk naik ke jenjang berikutnya.

Teringat dulu sebelum berada di posisi sekarang. Dengan gaji pantas, lengkap dengan tunjangan kesehatan hingga kehidupan. Aku dulu hanya seorang sales alat kesehatan keliling. Dari rumah ke rumah, pintu ke pintu. Dibayar berdasarkan banyaknya sales. 1x penjualan dibayar 40ribu. Sehari? Bisa laku satu saja sudah Alhamdulillah.

Jika memang mendapat pekerjaan yang entry-level seperti ini, maka jangan siakan. Di dalamnya ada saja ilmu yang mungkin tidak kau dapatkan di sekolah. Misal yang aku alami, disini aku dapat ilmu bagaimana cara berbicara dihadapan umum, bagaimana teknik negosiasi, bagaimana memenangkan negosiasi, dan yang penting bagaimana membangun citra positif meskipun gagal bernegosiasi.

Begitu pula di bidang lain. Cari aja ilmunya, jangan dulu pandang gajinya. Anggap saja usaha entry level ini sebagai tahap magang sebelum ke pekerjaan yang sebenernya.

Tapi bagaimana cara biar bisa naik ke level selanjutnya?

Bangun CV!

Curriculum Vitae ini adalah jantungnya para pelamar kerja. Mau setinggi apapun pendidikan, dan mau sebanyak apapun pengalaman jika CV yang kau buat kurang menarik bagi HR atau personalia maka akan tetap berakhir ke tong sampah.

Sambil jalanin pekerjaan sekarang sambil bangun CV. Buat CV yang menarik. Ada banyak sekali tempat yang bisa kamu pelajari tentang membangun CV yang baik.. Channel youtube Eza Hazami bisa aku rekomendasikan buat kalian yang mau bangun CV. Tentang apa saja yang ditulis pada CV, bagaimana penulisannya, hingga bagaimana cara mengirim CV sudah diajarkan jelas.

Setelahnya pelajari cara jawab tes-tes lowongan kerja. Karena banyak juga job seeker yang dapat panggilan namun selalu gagal di tes tulis ataupun psikotes. Ada banyak jenis tesnya bisa kamu pelajari di youtube bang Eza.

Mulai apply lamaran!!

Eits,, tapi jangan terburu-buru resign dari pekerjaan sebelumnya, kalau memang belum fix diterima. Jika mengharuskan absen dari pekerjaan sekarang untuk mengirim lamaran atau menghadiri panggilan interview, sebaiknya izin ke atasanmu sekarang dengan alasan masuk akal, misal izin ada acara keluarga atau sejenisnya.

Job Fair? Gasss!!!

Buat lamaran sebanyak-banyaknya dan apply ke tiap perusahaan yang mengikuti job fair tersebut. Ingat, kita tidak pernah tahu di tangan siapa rezeki kita dititipkan, mungkin saja dari HRD yang ada di jobfair.

Side Hustle? Why Not!

Aku pernah menulis petualang side hustle ku di artikel "Petualangan Side Hustle di masa Kritis".

Side hustle ini seringnya disebut kerjaan sampingan. Ya, apapun pekerjaanmu dan sebesar apapun penghasilanmu, punya pekerjaan sampingan bukanlah ide buruk.

Selagi pekerjaan halal dan memungkinkan untuk dilakukan. Ya sudah lakukan saja. Ini akan memperbesar angka penghasilanmu. Dan akan membantu mempermudah mencapai visi yang sedari awal dibentuk.

Jika tidak punya gimana? Ya tak masalah, tapi yang pasti penghasilanmu di pekerjaan sekarang adalah satu-satunya income yang akan kamu dapatkan.

Mulai Atur Keuangan

Oke, ini akan sedikit krusial dan serius.

Masalah ini akan benar-benar jadi momok buat sebagian besar muda mudi. Sepertinya aku tadi sudah menulis ini ๐Ÿ™„

Bahkan kata beberapa orang, jika sudah dipusingkan masalah keuangan maka itu adalah gerbang kedewasaan. Wuihh Wkwkwk....

Pelajari bagaimana cara mengatur keuangan dari para ahli. Ada banyak cara mengatur keuangan misalnya metode 50-30-20 yang sering direkomendasikan.

Mengalokasikan 50% dari pendapatan untuk memenuhi kebutuhan, 30% untuk mewujudkan keinginan, dan 20% sisanya untuk mengisi tabungan.

Atau metode lain misal mengalokasikan sebagian pendapat untuk ditabung di beberapa instrumen investasi. Dan lainnya... 

Ingat! Gunakan uang dingin untuk investasi. Apapun investasinya akan selalu ada resiko dibaliknya.

Jangan Kufur! Tetap Syukur!

HARUS dan WAJIB

Apapun agamamu, kalau kalian gabisa syukur bahkan kufur dari apa yang kamu dapatkan. maka tinggal menunggu masanya kamu termakan kekufuran dan kefanaan dunia.

Bukan sok suci atau agamis, aku sendiri masih jauh dari dua kata itu. Tapi setidaknya dengan mensyukuri yang ada, kita bakal merasa lebih tentram dan tidak kesal serta tidak bimbang dalam menentukan langkah selanjutnya..

Ingatlah selalu bahwa apapun yang kita lakukan di sini semua atas izin-Nya. Mau se-effort apapun kamu, jika yang Kuasa tidak meridhoi maka tak akan sampai pada tujuan mu.

Dan jangan pernah kufur atau bahkan suudzon pada Tuhan jika tujuanmu masih belum tercapai. Setiap apa yang kamu dapatkan selalu ada campur tangan Tuhan di dalamnya.

Tidak lupa selalu muliakan orang tuamu, terutama ibu. Bagaimanapun caranya! Karna kata Rhoma Irama dalam lagu Keramat dikatakan "Ridho ibumu, Ridho Tuhan juga" ... Becanda wkwkwk... Tapi serius ini juga yang di Katakan nabi Muhammad Saw dalam al-Hadist.

Bang gw yatim bang! Emangnya kenapa? Kau bisa kirim doa buat ortumu, biar dia tenang di alamnya dan ridho akan setiap langkahmu.

Trus intinya......

Gatau dah rangkum aja sendiri wkwkwk... Yang jelas kehidupan setelah lulus gak gampang. Gak semudah "lulus, kerja, bangun usaha, nikah, punya anak, bahagia". Emang bener alurnya gitu, tapi proses buat gitu itu yang susah wkwkwk..

saya disclaimer lagi... tulisan ini bukan buat Nakuti kalian wahai Fresh Graduate, jadikan tulisan ini sebagai gambaran bagaimana sih kehidupan pasca pendidikan. Apalagi untuk kalian yang berasal dari keluarga yang menengah ke bawah. Seperti saya.

Dikata berat, ya emang berat.

Kalau dikata susah, ya gak juga sebenernya, karena kata para guru "Tuhan tidak membebani umatnya melebihi kemampuannya". Jadi yakin aja wes...

Apalagi yak....

Keknya udah deh, tulis aia di komentar kalau ada yang kurang. Kalau ada salah kata, ye maap... Namanye juga manusia๐Ÿ˜

Kalau bermanfaat ambil dah, kalau nggak yaudah, mau gimana lagi.



Saya David. J, Terimakasih....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

David J. Prasetyo
David J. Prasetyo
Cuma sekedar buruh ketik di beberapa web dan media.

Related Posts

Posting Komentar